Consumer Industry & Trade Markets

Laba Bersih Bisnis Inti AISA Diestimasi Tumbuh 37%

Laba bersih bisnis inti atau core net income Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) pada 2017 diestimasi tumbuh 37% menjadi Rp 534 miliar. Pertumbuhan laba bersih bisnis inti akan ditopang oleh penjualan produk konsumer, peningkatan margin pada penjualan beras, dan ekspansi jaringan distribusi.

Stevanus Juanda, Analis UOB Kay Hian, dalam risetnya mengatakan kontribusi pendapatan AISA dari penjualan beras bermerek akan ditingkatkan menjadi 85% tahun ini dari 25% pada 2016. Penjualan beras bermerek memberikan gross margin sebesar 24% sedangkan penjualan beras secara grosir menghasilkan gross margin 11%.

Perseroan berusaha mengulang kesuksesan penjualan Bihunku (instant vermicelli) yang tumbuh 103% pada 2016 dalam strategi penjualan beras bermerek. Bihunku menjadi pemimpin pasar dengan pangsa pasar 60,2% pada 2016, meningkat pesat dibandingkan pangsa pasar 2015 sebesar 29,7%.

Pada 2016, segmen bisnis makanan AISA membukukan laba Rp 335 miliar dari sebelumnya rugi Rp 107 miliar pada 2015. Penjualan perseroan tahun lalu mencapai Rp 6,55 triliun, meningkat 8,9% dibandingkan 2015. Laba bersih perseroan mencapai Rp 593 miliar, melonjak 83,59% dibandingkan periode yang sama 2015 karena laba kurs
sebesar Rp 254,3 miliar.

UOB Kay Hian merekomendasikan BUY saham AISA dengan target harga Rp 2.500. (*)

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment

Follow Us

Indexes