Industry & Trade Infrastructure Markets

TPMA Targetkan Pendapatan USD 39,8 Juta

Trans Power Marine Tbk (TPMA) menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10%-20% menjadi USD 36,5 juta-USD 39,8 juta pada 2017. Pulihnya harga batubara dan peningkatan kebutuhan bahan bakar untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) akan menjadi pendorong pendapatan perusahaan.

Ronny Kurniawan, Direktur Utama TPMA, mengatakan TPMA yang bergerak di bidang pengangkutan batubara dan woodchip mencatat peningkatan permintaan sejak akhir tahun lalu. “Kami sebagai industri yang mendukung batubara memproyeksikan pendapatan tahun ini tumbuh 10%-20% dibandingkan tahun lalu yang sebesar USD 33,18 juta,” kata Ronny.

Rudy Sutiono, Direktur Keuangan TPMA, mengatakan produksi batubara nasional hingga tahun lalu mencapai 443 juta ton. Harga batubara acuan (HBA) bahkan menyentuh USD 101 per ton pada akhir 2016. Perseroan optimistis prospek pengangkutan batubara tahun ini lebih baik seiring dengan peningkatan harga batubara dan proyek-proyek pembangkit listrik pemerintah maupun swasta.

“Permintaan angkutan batubara yang masuk ke kami melebihi kapasitas yang dimiliki,” kata Rudy. Perseroan memiliki 35 set kapal tongkang dan tugboat yang utilisasinya telah mencapai 100%.

Pengangkutan batubara memberikan kontribusi 80% terhadap pendapatan perusahaan sedangkan pengangkutan woodchip berkontribusi 20% terhadap pendapatan TPMA. Perseroan memiliki kontrak jangka panjang 5-10 tahun dengan beberapa perusahaan batubara, antara lain Jorong Barutama Greston dari Grup Banpu. (*)

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment

Follow Us

Indexes