Markets Mining & Energy

DOID Targetkan Pendapatan USD 750 Juta

Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), kontraktor jasa pertambangan batubara, menargetkan pendapatan USD 700 juta-USD 750 juta pada 2017, meningkat 14,6%-22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Perbaikan harga komoditas batubara menjadi salah satu faktor pendorong kenaikan pendapatan perusahaan.

Eddy Porwanto Poo, Direktur Keuangan DOID, mengatakan memperkirakan harga rata-rata batubara tahun ini akan berkisar USD 65-75 per ton. “Sales volume akan dinaikkan sesuai dengan tren perusahaan dan kami akan terus naikkan produksi hingga mencapai puncak pada kuartal III 2017,” kata Eddy. Perseroan memprediksi produksi batubara tahun ini akan mencapai 45 juta-50 juta ton.

Hingga kuartal I 2017, perseroan membukukan pendapatan USD 181 juta, meningkat 42,5% dibandingkan dengan kuartal I 2016 sebesar USD 127 juta. EBITDA perseroan mencapai USD 70 juta, tumbuh 79,48% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Adapun laba bersih perusahaan mencapai USD 24 juta, melonjak 676% dibandingkan kuartal I 2016 sebesar USD 3 juta.

Perseroan telah mendapatkan kontrak jangka panjang dari Adaro Energy Tbk (ADRO), Kideco, Berau Coal, Sungai Danau Jaya, Tadjahan Antang Mineral, dan Angsana Jaya Energi. Rata-rata usia kontrak yang semula 8 tahun diperpanjang hingga selama usia tambang (life of mine).

Pada perdagangan Selasa (23/5), harga saham DOID stagnan di Rp 865. (*)

Follow Us

Indexes