Consumer Markets

MAPI Jajaki IPO Dua Anak Usaha

Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjajaki penawaran saham perdana (IPO) untuk dua anak usahanya, MAP Boga Adiperkasa (MBA) dan MAP Aktif Adiperkasa (MAA). IPO merupakan exit strategy dari dua investor strategis MAPI, yakni General Atlantic dan CVC Capital Partners.

Fetty Kwartati, Corporate Secretary MAPI, mengatakan General Atlantic merupakan investor obligasi tanpa kupon (zero coupon bond) yang diterbitkan oleh MBA senilai Rp 1,08 triliun pada Juni 2016. Adapun CVC Capital Partners menjadi pemegang saham minoritas di MAA sejak Juni 2015.

“Salah satu opsi dalam kerja sama kami dengan partner strategis adalah mereka exit melalui IPO, tentunya mereka memiliki pertimbangan tertentu,” kata Fetty. Perseroan telah mengadakan mini expose di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan memproses IPO MBA kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara itu, untuk IPO MAA belum ditentukan waktunya.

Berdasarkan perjanjian antara MBA dengan General Atlantic Robusta Asia Holding LP (GA) dalam penerbitan zero coupon bond, GA memiliki opsi untuk membeli maksimal 33% saham MBA. Opsi lainnya adalah penebusan obligasi pada saat jatuh tempo, equity forward atas saham MBA pada saat IPO, dan opsi penyelesaian dengan menggunakan kas pada saat IPO.

MBA merupakan anak usaha MAPI yang membawahi bisnis food and beverage yang dikenal dengan merek Starbucks, Pizza Express, Cold Stone Creamery, Godiva, dan Krispy Kreme. MAA merupakan peritel untuk merek-merek produk olahraga dan anak-anak, antara lain Nike, Adidas, Reebok, Hasbro, Barbie, dan Payless. (*)

Follow Us

Indexes