Infrastructure Markets

JSMR Lepas Tol Semarang-Solo ke Astratel

Jasa Marga Tbk (JSMR) melepas 15% sahamnya di ruas tol Semarang-Solo kepada Astratel Nusantara, anak usaha Astra International Tbk (ASII), senilai Rp 780 miliar. Perseroan juga berencana melepas 19% sahamnya di ruas tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W-1 kepada calon investor strategis.

“Divestasi tol yang ruas Semarang-Solo sudah kami eksekusi kepada Astratel,” kata Desi Arryani, Direktur Utama JSMR. Perseroan saat ini masih memiliki 60% saham di Sarana Pembangunan Jawa Tengah, perusahaan pengelola tol Semarang-Solo yang merupakan hasil patungan dengan Trans Marga Jateng.

Divestasi tol merupakan salah satu upaya perseroan untuk memenuhi kebutuhan belanja modal (capex) senilai Rp 26 triliun pada tahun ini. Belanja modal tersebut akan digunakan untuk mengoperasikan 210 km jalan tol yang berasal dari enam ruas tol baru. Keenam ruas tol tersebut adalah ruas Bawen-Salatiga sepanjang 17,5 km, Sepanjang-Krian sepanjang 15,5 km, Gempol Pasuruan sepanjang 20,5 km, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sekitar 41,69 km, Solo-Ngawi 90,25 km, dan Ngawi-Kertosono sepanjang 25 km.

Untuk divestasi ruas tol JORR W-1, perseroan akan melepas seluruh kepemilikan saham di Jakarta Lingkar Barat Satu. “Kepemilikan saham kami di Jakarta Lingkar Barat Satu adalah minoritas sebesar 19% jadi akan kami lepas seluruhnya,” kata Desi. Transaksi ini diharapkan tuntas akhir tahun ini.

Pada sesi pertama perdagangan Senin (29/5), harga saham JSMR turun 0,99% menjadi Rp 5.025. (*)

Follow Us

Indexes