Infrastructure Markets

WSKT Targetkan Rp 7 Triliun dari Dua Paket Tol

Waskita Karya Tbk (WSKT) menargetkan dana Rp 7 triliun dari divestasi dua paket tol. Masuknya ekuitas baru tersebut akan meningkatkan leverage atau kemampuan perseroan untuk mendapatkan pinjaman hingga senilai Rp 21 triliun.

M Choliq, Direktur Utama WSKT, mengatakan divestasi tol dilakukan melalui rights issue saham Waskita Toll Road (WTR) dan penjualan saham ruas tol Trans Jawa. Divestasi saham WTR ini merupakan yang kedua kali dilakukan setelah perseroan melepas 29% saham WTR kepada Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Taspen senilai Rp 3,5 triliun pada Februari 2017.

SMI dan Taspen juga menambah setoran modalnya kepada WTR sebesar Rp 2 triliun sehingga total investasi kedua perusahaan itu di WTR mencapai Rp 5,5 triliun. “Porsi saham SMI dan Taspen di WTR tetap 29%,” kata Choliq.

Divestasi WTR mencakup valuasi terhadap konsesi 18 ruas tol yang dimiliki perusahaan sehingga nilainya diperkirakan lebih besar dibandingkan divestasi yang pertama. Untuk paket tol Trans Jawa mencakup 4 ruas tol, yakni ruas Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Batang-Pemalang, dan Pasuruan-Probolinggo. Tender divestasi kedua paket tol ini diharapkan selesai pada September 2017.

Sebelumnya, perseroan menyebutkan akan mendivestasi sejumlah ruas tol dengan target dana Rp 30 triliun hingga akhir tahun ini. Divestasi merupakan salah satu alternatif untuk mendukung belanja modal perseroan sebesar Rp 130 triliun untuk membangun 1.270 km jalan tol hingga 2019. (*)

Follow Us

Indexes