Infrastructure Markets

JSMR Sekuritisasi Pendapatan Jagorawi

Jasa Marga Tbk (JSMR) akan melakukan sekuritisasi terhadap potensi pendapatan (future income) dari ruas tol Jagorawi. Perseroan menargetkan dana Rp 2,5 triliun-Rp 3 triliun dari sekuritisasi tersebut.

Desi Arryani, Direktur Utama JSMR, mengatakan perseroan tengah menunggu persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas rencana sekuritisasi perusahaan. “Kami harapkan Juli 2017 sudah ada cash masuk. Yang kami sekuritisasi hanya satu ruas tol Jagorawi karena ini pilot project,” kata Desi.

Pada 2016, perseroan membukukan pendapatan Rp 700 miliar dari ruas tol Jagorawi. Jangka waktu sekuritisasi future income Jagorawi diperkirakan 3-5 tahun.

Desi mengatakan, sekuritisasi memungkinkan perseroan menjual future income kepada investor untuk mendapatkan dana yang akan digunakan untuk membangun ruas-ruas tol baru. “Kami masih membahas apakah nanti kami akan membayar cicilan kepada investor secara tahunan atau di ujung periode sekuritisasi,” kata Desi.

Perseroan harus mengoperasikan 31 ruas tol pada 2017, sebanyak 15 ruas tol telah beroperasi sedangkan 16 ruas tol dalam tahap pembangunan. Perseroan harus menyuntikkan modal kepada anak-anak perusahaan yang akan mengoperasikan tol tersebut senilai Rp 18 triliun.

Selain sekuritisasi, perseroan berencana menerbitkan obligasi senilai total Rp 7 triliun pada 2017. Penerbitan obligasi bisa dilakukan secara bertahap maupun sekaligus sesuai kebutuhan. (*)

Follow Us

Indexes