Finance Markets

Indonesia Terbitkan Samurai Bond JPY 100 Miliar

Pemerintah Republik Indonesia menerbitkan obligasi global dalam denominasi yen (Samurai Bond) senilai JPY 100 miliar atau setara Rp 12 triliun. Obligasi ini direspons positif oleh investor Jepang, ditunjukkan dengan jumlah permintaan yang naik hampir 100% dari penerbitan Samurai Bond sebelumnya.

Samurai Bond diterbitkan dalam tiga seri. Seri RIJPY0620 dengan tenor 3 tahun senilai JPY 40 miliar memberikan kupon 0,65% dan reoffer spread over yen swap over (YSO) sebesar 55 bps. Seri RIJPY0622 dengan tenor 5 tahun senilai JPY 50 miliar memberikan kupon 0,89% dan YSO sebesar 75 bps. Seri RIJPY0624 dengan tenor 7 tahun senilai JPY 10 miliar memberikan kupon 1,04% dan YSO 85 bps.

Menurut Kementerian Keuangan, penerbitan Samurai Bond dengan tenor tujuh tahun ini merupakan yang pertama kali dilakukan pemerintah. Penerbitan Samurai Bond ini menggunakan format public offering. Sebelumnya, pemerintah menggunakan skema private placement dalam penerbitan Samurai Bond.

“Di tengah membaiknya sentimen dari investor global terhadap Indonesia, penerbitan ini juga mendapat respons positif dari investor Jepang yang ditandai dengan investor baru dari fund manager dan dana pensiun,” kata Kementerian Keuangan.

Pada seri RIJPY0620, investor terbesar adalah city banks 25%, disusul asuransi jiwa 15,8%, trust banks 11,3%, dan fund manager 9,3%. Untuk seri RIJPY0622, investor terbesarnya adalah asuransi jiwa 24,6%, fund manager 23,4%, trust banks 18%, dan bank daerah 8,8%. Untuk seri RIJPY0624, investor terbesarnya adalah asuransi jiwa 20%, community banks 15%, fund manager 85, dan bank daerah 5%.

Samurai Bond Indonesia mendapatkan peringkat Baa3 dari Moody’, BBB- dari Fitch dan BBB- dari R&I. Joint lead arrangers dalam transaksi ini adalah Mizuho Securities Co Ltd, Nomura Securities Co Ltd, dan SMBC Nikko Securities. (*)

Follow Us

Indexes