Industry & Trade Infrastructure Markets

WTON Naikkan Target Kontrak Baru Jadi Rp 7 Triliun

Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menaikkan target kontrak baru tahun ini sebesar 10% menjadi Rp 7 triliun karena prospek kontrak yang lebih baik di semester II 2017. Kenaikan target ini akan mendorong pendapatan dan laba bersih perseroan masing-masing menjadi Rp 6 triliun dan Rp 400 miliar.

Adrianus Bias Prasuryo, Analis UOB Kay Hian, dalam risetnya mengatakan WTON memprediksi bisa membukukan kontrak baru senilai Rp 3 triliun atau 42,8% dari target pada Mei 2017. Pendorong kontrak baru perseroan adalah kontrak tambahan dari proyek Light Rail Transit (LRT) yang diestimasi naik dari Rp 600 miliar menjadi Rp 1 triliun. Selain itu, perseroan akan memasok beton untuk proyek flyover di Jakarta dan sekitarnya yang menggunakan teknologi yang sama dengan proyek simpang susun Semanggi, Jakarta.

“Kedua tambahan kontrak terseut akan membuat total orderbook WTON mencapai Rp 11 triliun pada 2017, naik 46% dibandingkan 2016 sebesar Rp 7,5 triliun,” kata Adrianus.

Pendapatan perseroan tahun ini diestimasi akan mencapai Rp 6 triliun, naik 20% dibandingkan target sebelumnya sebesar Rp 5 triliun. Laba bersih perseroan juga akan meningkat 21% dibandingkan target sebelumnya menjadi Rp 400 miliar. Jika perseroan dapat membukukan pendapatan sebesar Rp 2 triliun pada semester I 2017, laba perseroan diestimasi bakal lebih tinggi.

UOB Kay Hian merekomendasikan BUY saham WTON dengan target harga Rp 1.100 yang mencerminkan PER sebesar 28 kali. (*)

Follow Us

Indexes