Finance Markets

IPOTPAY Targetkan 50.000 Nasabah Baru

Indo Premier Sekuritas menargetkan tambahan 50.000 nasabah baru dari aplikasi sistem pembayaran IPOTPAY. Sistem pembayaran ini mengintegrasikan rekening dana nasabah (RDN) dengan fungsi investasi, transaksi, dan multipembayaran.

Moleonoto The, Direktur Utama Indo Premier Sekuritas, mengatakan saat ini perseroan memiliki 98.000 nasabah. “Target setahun minimal 50.000 nasabah baru,” kata Moleonoto.

Indo Premier bekerja sama dengan Bank Central Asia TBK (BBCA) sebagai bank RDN. Meski demikian, pengguna IPOTPAY dapat melakukan transfer ke berbagai bank, bukan hanya ke rekening BCA. Penggunaan RDN memungkinkan saldo IPOTPAY tidak dibatasi maksimal Rp 10 juta sebagaimana di e-wallet.

Saldo pengguna IPOTPAY yang mengendap akan dikelola di reksadana pasar uang dengan imbal hasil bersih 7%-9% per tahun. Indo Premier bekerja sama dengan 5 manajer investasi, yakni Indo Premier Asset Management, Mandiri Manajemen Investasi, Maybank Asset Management, MNC Asset Management, dan Pinnacle Persada Investama. “Reksadana pasar uang diawasi oleh OJK dan dicatat oleh bank kustodian, nasabah bisa mengakses reksadana online di KSEI. Dari sisi teknologi, kami gunakan enkripsi, sama dengan platform transaksi saham kami yang dulu,” ujar Moleonoto.

Indo Premier mengklaim IPOTPAY lebih fleksibel karena pencairan reksadana bisa dilakukan setiap saat dan dana langsung bisa ditarik ke RDN untuk digunakan dalam transaksi lainnya dan tidak dikenakan biaya. Fitur-fitur IPOTPAY antara lain pembayaran tagihan kartu kredit, iuran BPJS, pembelian token listrik, pulsa prabayar, transfer, dan fitur kalender untuk mengingatkan pembayaran berkala.

“Perusahaan berinvestasi cukup besar untuk mengembangkan IPOTPAY,” kata Moleonoto. Pengembangan sistem pembayaran yang termasuk kategori financial technology (fintech) ini dilakukan langsung oleh Indopremier Sekuritas, bukan melalui entitas usaha terpisah. IPOTPAY bisa diakses melalui situs www.ipotpay.com maupun diunduh di Google Playstore dan IOS. (*)

Follow Us

Indexes