Finance Markets

BBNI Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun

Bank BNI Tbk (BBNI) akan menerbitkan obligasi dengan tenor lima tahun senilai Rp 3 triliun dan kupon 7,7%-8,2%. Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk mendukung ekspansi kredit perseroan, khususnya di sektor infrastruktur.

Panji Irawan, Direktur Treasury dan Internasional BBNI, mengatakan penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan senilai total Rp 10 triliun. “Penerbitan obligasi ini merupakan upaya perseroan untuk mendiversifikasi pendanaan,” kata Panji.

Selain obligasi, perseroan telah menerbitkan Negotiable Certificate of Deposits (NCD) senilai Rp 2,7 triliun. Perseroan juga akan menerima bilateral loan senilai USD 500 juta pada Agustus 2017. Panji mengatakan, BBNI juga mengkaji penerbitan obligasi global dalam denominasi rupiah dan repo obligasi pemerintah dalam rupiah maupun dolar AS.

Herry Sidharta, Wakil Direktur Utama BBNI, mengatakan perseroan tetap fokus menyalurkan kredit ke sektor-sektor industri yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, misalnya ke proyek jalan tol, kelistrikan dan infrastruktur lainnya. Perseroan menargetkan pertumbuhan kredit tahun ini akan mencapai 15%-17% menjadi Rp 452,23 triliun-Rp 460,13 triliun.

Masa bookbuilding obligasi BBNI akan dilakukan pada 5-16 Juni 2017. Penawaran umum akan dilaksanakan pada 22 Juni-3 Juli 2017 sedangkan pencatatan di Bursa Efek Indonesia akan dilaksanakan pada 7 Juli 2017. (*)

Follow Us

Indexes