Infrastructure Markets

TOWR Anggarkan Belanja Modal Rp 1,5 Triliun

Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menganggarkan dana Rp 1,5 triliun untuk belanja modal tahun ini. Perseroan menggunakan kas internal untuk mendanai belanja modal tersebut.

Adam Gifari, Vice President Director TOWR, mengatakan sekitar sepertiga dari belanja modal akan digunakan untuk perpanjangan sewa lahan menara, sepertiga untuk Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), dan sepertiga untuk iForte Global Internet. Protelindo adalah anak usaha yang 100% sahamnya dimiliki oleh TOWR sedangkan iForte adalah anak usaha Protelindo.

Protelindo, yang merupakan perusahaan menara telekomunikasi, akan menambah jumlah menara yang dimiliki secara organik maupun non-organik. Perseroan menjajaki potensi akuisisi menara telekomunikasi namun belum bisa menjelaskan lebih detail mengenai rencana tersebut. “Belanja modal belum termasuk untuk akuisisi menara telekomunikasi,” kata Adam.

Hingga kuartal I 2017, jumlah menara yang dimiliki dan dikelola Protelindo naik 19% menjadi 14.587 tower. Jumlah penyewa menara juga naik 14,9% menjadi 24.070 penyewa.

“Saat ini perseroan sedang mengerjakan order untuk 1.247 penyewa baru,” kata Aming Santoso, Direktur Utama TOWR.

Protelindo menjadi kontributor terbesar bagi pendapatan perseroan. Sementara itu, iForte menyumbang 5% dari pendapatan TOWR. Hingga Maret 2017, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp 1,3 triliun, meningkat 12,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih perseroan juga tumbuh 25% menjadi Rp 649,4 miliar. (*)

Follow Us

Indexes