Consumer Markets

AISA Targetkan Rp 400 Miliar dari IPO Dunia Pangan

Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) atau TPS Food menargetkan dana Rp 400 miliar dari penawaran 20% saham perdana anak usahanya, Dunia Pangan. Dana hasil IPO akan digunakan untuk mendukung modal kerja perseroan di bidang produksi dan distribusi beras.

Sjambiri Lioe, Finance Coordinator AISA, mengatakan penawaran saham perdana Dunia Pangan akan dilaksanakan sebelum Desember 2017. Dunia Pangan merupakan produsen dan distributor beras bermerek, antara lain beras Ayam Jago dan Maknyus.

Dunia Pangan berada di bawah divisi usaha TPS Rice. Kontribusi pendapatan dari bisnis beras bermerek saat ini baru sebesar 10-15% dari penjualan konsolidasi perseroan pada 2016 sebesar Rp 6,88 triliun. Kontribusi laba bersih Dunia Pangan sekitar Rp 300 miliar. Adapun total asetnya mencapai Rp 4,7 triliun.

Menurut Sjambiri, perseroan mengurangi penjualan beras secara grosir dan mendorong penjualan beras bermerek yang memiliki margin lebih baik. Margin beras karungan hanya 13% sedangkan margin untuk beras bermerek mencapai 25%.

Dalam waktu dekat, perseroan akan meluncurkan beras dalam kemasan sekali makan dengan ukuran 40 gram. “Tren konsumsi beras kemasan akan meningkat, semakin banyak masyarakat yang tinggal di apartemen dan membutuhkan kemasan praktis sekali makan,” kata Sjambiri. Produk ini tinggal menunggu izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dunia Pangan memiliki kapasitas produksi beras sebesar 480.000 ton per tahun. Namun, utilisasinya baru sebesar 70.000-80.000 ton per tahun. Rencana IPO Dunia Pangan ini pernah diungkapkan AISA pada 2015 tetapi tertunda karena kondisi pasar yang kurang baik. (*)

Follow Us

Indexes