Markets Mining & Energy

Anak Usaha UNTR Produksi Coking Coal

United Tractors Tbk (UNTR) melalui anak usahanya Tuah Turangga Agung (TTA) akan memproduksi 200.000-300.000 ton coking coal pada akhir 2017. Perseroan membidik pasar ekspor untuk memasarkan coking coal tersebut.

Ari Setiawan, Investor Relations UNTR, mengatakan TTA telah merampungkan akuisisi 80% saham Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) senilai USD 50 juta pada Maret 2017. SMM memiliki tambang batubara di Barito Utara, Kalimantan Tengah dengan cadangan batubara sebesar 40 juta ton.

Coking coal merupakan batubara dengan kalori tinggi yang digunakan sebagai bahan bakar di industri baja. “Coking coal ini akan dipasarkan untuk industri baja dalam negeri dan ekspor. Potensi untuk ekspor lebih tinggi, kami coba review market dulu,” kata Ari. Harga acuan coking coal di China saat ini mencapai USD 147,85 per ton.

Saat ini perseroan tengah mempersiapkan pembangunan infrastruktur pendukung di sekitar tambang SMM. UNTR memperkirakan produksi coking coal SMM dapat ditingkatkan menjadi 1 juta ton pada 2018 dan meningkat menjadi 3-4 juta ton pada 2020-2021.

Penjualan coking coal diharapkan dapat meningkatkan kontribusi dari pendapatan non-batubara thermal dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini kontribusi segmen bisnis pertambangan terhadap pendapatan UNTR mencapai 15%. Hingga Maret 2017, pendapatan dari segmen bisnis pertambangan tercatat sebesar Rp 2,05 triliun.

Pada perdagangan Rabu (7/6), harga saham UNTR naik 0,7% menjadi Rp 27.150. (*)

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment

Follow Us

Indexes