Finance Markets

IPO FINN Kelebihan Permintaan 2,5 Kali

Penawaran umum perdana saham First Indo American Leasing Tbk (FINN) mengalami kelebihan permintaan sebanyak 2,5 kali. Perseroan mendapatkan dana Rp 80,3 miliar dari penawaran saham tersebut.

Yoga T Halim, Corporate Secretary FINN, mengatakan perseroan melepas 766 juta saham baru atau setara 35% dari total saham perseroan. Harga saham FINN pada saat penawaran perdana adalah Rp 105.

“Seluruh dana IPO akan digunakan sebagai modal kerja dalam rangka ekspansi kredit,” kata Yoga. Perseroan menargetkan pembiayaan baru sebesar Rp 1 triliun, meningkat 100% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Target yang agresif ini akan didukung strategi perseroan untuk masuk ke sejumlah pembiayaan baru, antara lain pembiayaan multi guna kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI), pembiayaan perumahan jangka pendek 3-5 tahun, dan pembiayaan ke sektor maritim.

Saat ini pembiayaan konsumen untuk kepemilikan kendaraan bermotor masih mendominasi portofolio pembiayaan perseroan. “Secara pembagian portofolio, minibus, truk, dan pick up masih mendominasi pembiayaan perseroan. Dari sisi merek, Toyota, Mitsubishi, dan Daihatsu memberikan kontribusi lebih dari 50% pembiayaan perseroan,” ujar Yoga.

Pada kuartal I 2017, penyaluran pembiayaan perseroan mencapai sekitar Rp 200 miliar dan laba bersih Rp 3 miliar. Perseroan memiliki aset Rp 867 miliar, naik 8,3% dibandingkan 2015. Total kewajiban perseroan mencapai Rp 730 miliar, sekitar Rp 638 miliar merupakan utang kepada perbankan.

Pada pembukaan perdagangan Kamis (8/6), harga saham FINN melonjak 69,52% menjadi Rp 178. (*)

Follow Us

Indexes