Headline Industry & Trade Markets

Pemulihan Permintaan Semen Belum Solid

Pemulihan permintaan semen di pasar domestik pada April 2017 yang mencapai 5,1 juta ton diprediksi belum cukup kuat menunjang kinerja emiten semen. Pasar properti yang lemah dan kelebihan pasokan masih membayangi industri semen dalam negeri.

Mimi Halimin, Analis Mirae Asset Sekuritas, mengatakan pertumbuhan konsumsi semen domestik pada April 2017 yang mencapai 11% yoy cukup menggembirakan. Namun, peningkatan yang sama belum terlihat pada rata-rata harga jual (average selling price/ASP) semen.

“Titik balik bisa terjadi jika permintaan volume terus menunjukkan peningkatan yang solid, membuat ASP lebih stabil,” kata Mimin. Untuk saat ini, Mirae masih mempertahankan rekomendasi underweight untuk sektor semen.

Di sisi lain, kenaikan peringkat utang Indonesia ke level investasi oleh Standard and Poors akan memperbaiki beban biaya para emiten semen. Meskipun demikian, dampak kenaikan rating tersebut tidak sebesar kenaikan peringkat pada 2012.

Mirae merekomendasikan HOLD saham Semen Indonesia Tbk (SMGR) dengan target harga Rp 9.000 dan SELL saham Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) dengan target Rp 13.000. (*)

Follow Us

Indexes