Markets Mining & Energy

MDKA Incar Ekspor Emas ke Australia dan Singapura

Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengincar pasar ekspor emas di Australia dan Singapura setelah mengekspor perdana produknya ke Hong Kong. Perseroan menargetkan pendapatan tahun ini akan mencapai USD 130 juta dengan asumsi harga rata-rata emas USD 1.200 per troy ounce. Untuk penjualan perak, perseroan akan mengacu pada harga di pasar spot.

Ellie Turjandi, Corporate Secretary MDKA, mengatakan perseroan mendapatkan kontrak untuk mengekspor 139 kg emas senilai USD 5 juta kepada HSBC Hong Kong. Selain itu, ada beberapa calon pembeli yang berminat membeli emas perseroan. “Pasar baru sudah ada, kami kontrak dengan Bank Nova Scotia. Kami juga menjajaki dengan Perthmint dari Australia dan Metallore dari Singapura,” kata Ellie.

MDKA melalui anak usahanya Bumi Suksesindo (BSI) memiliki tambang emas di Tujuh Bukit, Banyuwangi, Jawa Timur. Tambang tersebut telah memproduksi 69.741 gram emas pada 17 Maret 2017.

Adi Adriansyah Sjoekri, Direktur Utama MDKA, mengatakan produksi perdana emas dari tambang Tujuh Bukit berjalan setelah proses konstruksi selama 18 bulan. “Selama 9 tahun ke depan, kami memproyeksikan produksi tahunan rata-rata berada di kisaran 100.000 troy ounce emas dan 300.000 troy ounce perak,” kata Adi.

Perseroan optimistis kinerjanya akan lebih baik dan membukukan laba pada akhir tahun ini. MDKA memprediksi dapat mencetak EBITDA USD 45 juta pada akhir 2017. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2016, perseroan mencatat rugi bersih USD 2,8 juta. Total aset perseroan mencapai USD 304,2 juta, terdiri atas ekuitas USD 159,1 juta dan liabilitas USD 145,1 juta. (*)

Follow Us

Indexes