Finance Markets

BBTN Dorong Pertumbuhan DPK dan Fee Based Income

Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dan pendapatan non-bunga (fee based income) sebagai penopang pendapatan perusahaan. BBTN menargetkan 1,3 juta rekening baru dan bertopang pada perkembangan pesat transaksi non-tunai.

Handayani, Direktur Consumer Banking BBTN, mengatakan hingga Mei 2017 perseroan mencatat ada tambahan 430.000 rekening baru. “Target pertumbuhan DPK kami masih di kisaran 18%-20%,” ujar Handayani. DPK perseroan pada akhir 2016 mencapai Rp 145,76 triliun sehingga dengan asumsi pertumbuhan tersebut nilai DPK akan menjadi sekitar Rp 171,99 triliun-Rp 174,9 triliun.

Beberapa program yang diluncurkan perseroan, antara lain program internet banking dan digital banking dinilai mampu menarik nasabah untuk membuka rekening di BBTN. “Kami juga agresif di e-commerce, bekerja sama dengan Tiket.com, Traveloka.com, dan beberapa partner lainnya sehingga nasabah ingin meningkatkan DPK di bank kami,” kata Handayani.

Perseroan mencatat transaksi non-tunai meningkat 34% menjadi 130.197 transaksi dengan nilai Rp 66,6 miliar per Mei 2017 dibandingkan dengan 96.889 transaksi pada Mei 2016 dengan nilai Rp 48,9 miliar. BBTN menargetkan pertumbuhan jumlah nasabah internet banking sebesar 30% menjadi sekitar 1,6 juta pengguna aktif dari 1,2 juta pengguna aktif pada 2016. (*)

Follow Us

Indexes