Finance Markets

BBTN Terbitkan Obligasi Rp 5 Triliun

Bank Tabungan Negara TBK (BBTN) akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III BTN Tahap I 2017 senilai Rp 5 triliun. Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk mendukung ekspansi kredit perseroan dan Program Sejuta Rumah.

Adi Setianto, Direktur BBTN, mengatakan kredit perseroan tumbuh 18% yoy menjadi Rp 170,45 triliun hingga April 2017. Angka pertumbuhan kredit tersebut di atas rata-rata pertumbuhan kredit industri perbankan nasional sebesar 9,6%.

“BTN sebagai integrator Program Sejuta Rumah telah menyalurkan kredit untuk 302.231 unit rumah pada periode Januari-April 2017,” kata Adi. Rinciannya, penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk 61.496 unit rumah dan kredit konstruksi untuk 240.735 unit rumah.

Obligasi yang merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan BBTN senilai total Rp 10 triliun ini mendapat peringkat idAA+ dari Pefindo. Perseroan akan menerbitkan obligasi tersebut dalam 4 seri. Seri A dengan tenor 3 tahun dengan kisaran kupon 7,65%-8,3%. Seri B bertenor 5 tahun dengan kupon 7,95%-8,5%. Seri C dengan tenor 7 tahun dan kupon 8,2%-8,7%. Seri D dengan tenor 10 tahun dengan kupon 8,3%-8,9%.

BBTN menunjuk BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, CIMB Sekuritas Indonesia, Danareksa Sekuritas, DBS Vickers Indonesia, Indo Premier Sekuritas, Miras Asset Sekuritas Indonesia, dan Trimegah Sekuritas sebagai penjamin emisi. Bank Mandiri TBK (BMRI) menjadi wali amanat untuk penerbitan obligasi ini.

Penawaran awal obligasi akan dilaksanakan pada 13-19 Juni 2017. Masa penawaran umum pada 3-7 Juli 2017 dan pencatatan di BEI pada 13 Juli 2017. (*)

Follow Us

Indexes