Consumer Industry & Trade Markets

Hartadinata Tetapkan Harga Saham IPO Rp 300

Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), produsen dan peritel perhiasan emas, menetapkan harga saham dalam penawaran umum perdana sebesar Rp 300. Perseroan diestimasi akan mendapatkan dana Rp 331,58 miliar dari penawaran 1,10 miliar saham atau 24% dari modal disetor dan ditempatkan pasca IPO.

Sandra Sunanto, Direktur Utama HRTA, mengatakan perseroan menetapkan harga tersebut setelah bookbuilding mendapat respons positif dari investor internasional dan domestik. Sebanyak 98% saham yang ditawarkan dialokasikan untuk penjatahan pasti sedangkan 2% saham ditawarkan kepada masyarakat melalui mekanisme pooling yang dilakukan pada 13-15 Juni 2017.

Jumlah saham yang dilepas HRTA dalam IPO ini lebih rendah dibandingkan rencana semula sebanyak 1,5 miliar saham atau 30% dari modal disetor dan ditempatkan pasca IPO. “Kami yakin saham HRTA telah dinilai dengan wajar untuk mengakomodasi minat investor. Penetapan floating 24% merepresentasikan kadar emas murni yang merupakan bahan baku utama produk kami,” kata Sandra.

Perseroan akan menggunakan 50% dana hasil IPO untuk refinancing sebagian pinjaman modal kerja dan 50% sisanya untuk modal kerja, termasuk untuk pembelian bahan baku, peremajaan dan pembelian mesin maupun peralatan, serta investasi sistem e-commerce. Perseroan akan memperluas pasar dengan menambah jaringan toko perhiasan melalui sistem waralaba (franchise). Dalam IPO ini, HRTA menunjuk tiga penjamin pelaksana emisi, yaitu Mandiri Sekuritas, MNC Sekuritas, dan RHB Sekuritas. (*)

Follow Us

Indexes