Markets Mining & Energy

Permintaan Batubara China Jadi Katalis PTBA

Prospek permintaan ekspor batubara ke China dalam jangka panjang diprediksi tetap solid karena China akan mengandalkan batubara sebagai bahan bakar utama pemgbangkit listriknya. Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) memiliki keunggulan kompetitif karena posisi yang dekat dengan pelabuhan Tarahan, yang menjadi titik ekspor batubara ke ASEAN dan China.

Andy Wibowo Gunawan, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, mengatakan pelabuhan Tarahan menjadi kompetensi inti PTBA dengan kapasitas penyimpanan batubara yang mencapai 25 juta ton per tahun dan kapasitas tambak kapal yang berbobot 210.000 DWT. “Kami yakin pada prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan mengingat daya tarik batubara yang lebih ramah lingkungan ke China,” kata Andy.

PTBA masih menghadapi satu masalah dengan tertundanya proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Sumsel 8 karena PLN belum siap membangun proyek transmisi listrik 500 kilovolt (kv) sepanjang 1.400 km di Sumatera. Namun, Mirae menilai hal tersebut tidak akan terlalu berpengaruh pada kinerja PTBA. Perseroan mengikuti sejumlah tender pembangkit listrik lainnya untuk mendorong pendapatan perusahaan.

Mirae merekomendasikan BUY saham PTBA dengan target harga Rp 17.850 dalam 12 bulan ke depan. Saat ini harga saham PTBA ditransaksikan dengan PE 2017F-2018F sebesar 11 kali dan 8 kali. (*)

Follow Us

Indexes