Markets Mining & Energy

Tambang Emas PSAB Butuh Dana USD 300 Juta

J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) membutuhkan dana minimal USD 300 juta untuk mengembangkan dua tambang emas baru, yakni tambang Pani di Gorontalo dan Doup di Sulawesi Utara. Perseroan akan menerbitkan 20,13 miliar saham baru untuk mendanai pengembangan kedua tambang tersebut.

William Surnata, Direktur Keuangan PSAB, mengatakan perseroan telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk penawaran umum melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) II atau rights issue. Perseroan juga mendapatkan izin untuk menerbitkan medium term notes (MTN) senilai Rp 500 miliar dengan tingkat suku bunga 11,05% dan tenor 36 bulan.

“Kami sedang jajaki semua (opsi pendanaan), termasuk bond, loan, atau mungkin juga bermitra dengan investor strategis,” kata William. PSAB memiliki 98,7% saham J Resources Nusantara (JRN) yang mengelola sejumlah tambang emas dengan total aset USD 838,9 juta.

Selain rights issue dan MTN, J Resources International Ltd (JRI) yang merupakan induk perusahaan PSAB, berencana menerbitkan obligasi dalam denominasi dolar AS senilai USD 300 juta. Dana hasil penerbitan obligasi global tersebut akan digunakan sebagai setoran modal pada entitas anak JRN. Obligasi global dengan tenor lima tahun ini menawarkan kupon maksimal 9%.

Pada perdagangan Kamis (15/6), harga saham PSAB turun 0,92% menjadi Rp 216. (*)

Follow Us

Indexes