Markets Property

TOPS Raih Kontrak Baru Rp 1,5 Triliun

Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS), perusahaan jasa konstruksi, meraih kontrak baru senilai Rp 1,5 triliun hingga Juni 2017. Perolehan kontrak ini mencapai 50% dari target kontrak baru tahun ini sebesar Rp 3 triliun.

Donald Sihombing, Direktur Utama TOPS, mengatakan sekitar 52,4% dari kontrak baru merupakan proyek pemerintah dan 47,6% adalah proyek swasta. “Hampir Rp 500 miliar dari kontrak baru merupakan kontrak untuk Sedayu City. Kami fokus ke proyek rumah susun dan high rise building di segmen menengah dan kelas atas,” kata Donald.

Eko Wardoyo, Direktur Keuangan TOPS, mengatakan perseroan mendapatkan dana Rp 516,46 miliar dari penawaran umum perdana (IPO) 1,66 miliar saham atau setara 24,99% dari modal disetor perseroan. TOPS akan menggunakan 60% dari dana IPO untuk modal kerja, sekitar 35% untuk membayar utang, dan 5% untuk belanja modal pembelian mesin, alat berat, serta peralatan konstruksi.

“Kami membutuhkan modal kerja sekitar Rp 300 miliar untuk menggarap proyek-proyek baru,” kata Eko. Perseroan optimistis penyerapan dana IPO akan mencapai 60%-70% tahun ini.

Pada saat pooling, penawaran saham TOPS mengalami permintaan hingga 50 kali. Namun, perseroan justru menurunkan jumlah saham yang dilepas dari target awal 30% menjadi 24,99%. “Kami mempertimbangkan kondisi pasar saat ini sehingga porsi saham yang dilepas dikurangi,” kata Eko. Meski demikian, dana yang diperoleh cukup untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.

TOPS menargetkan penjualan sebesar Rp 3,4 triliun, naik sekitar 14% dibandingkan dengan 2016 sebesar Rp 3,1 triliun. Laba bersih perusahaan diprediksi bisa tumbuh lebih tinggi sekitar 30% menjadi Rp 270 miliar.

Pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/6), saham TOPS naik 49,68% menjadi Rp 464. (*)

Follow Us

Indexes