Industry & Trade Markets Mining & Energy

12 Saham IPO Melejit di Atas 100%

Sebanyak 12 saham dari 19 perusahaan yang melakukan penawaran umum saham perdana (IPO) tahun ini melejit hingga di atas 100%. Saham-saham tersebut adalah Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU), Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA), Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), First Indo American Leasing Tbk (FINN), Cahaya Sakti Investindo Sukses Tbk (CSIS), Forza Land Indonesia Tbk (FORZ), Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS), Megapower Makmur Tbk (MPOW), dan Terregra Asia Energy Tbk (TGRA).

Saham MINA mencatat kenaikan harga tertinggi 1.538% disusul TAMU 1.527%, MABA 458%, FIRE 254%, dan CLEO 244%. Saham FINN meningkat 197%, CSIS 173%, FORZ 168%, TOPS 166%, MPOW 165%, dan TGRA 107%. Kenaikan harga saham-saham IPO mengindikasikan investor melihat prospek bisnis emiten di masa depan dan memanfaatkan momentum kenaikan indeks yang terjadi akhir-akhir ini.

Selain 12 saham emiten tersebut, sebanyak 5 emiten yang IPO pada tahun ini yakni MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB), Armidian Karyatama Tbk (ARMY), Kirana Megatara Tbk (KMTR), Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), Integra Indocabinet Tbk (WOOD), dan Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mencatat kenaikan harga 0,67%-67%. Sementara itu, dua emiten lainnya Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) dan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) mengalami penurunan harga saham sebesar 8,86% dan 13,27%.

Kevin Juido, Kepala Riset Paramitra Alfa Sekuritas, mengatakan prospek saham-saham IPO hingga akhir tahun ini masih menjanjikan. Beberapa perusahaan akan mencatatkan sahamnya di semester II termasuk sejumlah anak usaha BUMN, seperti Garuda Maintenance Facility (GMF), PP Presisi, PP Urban, dan Jasa Armada Indonesia. “Investor akan memperhatikan fundamental perusahaan dan sektornya,” kata Kevin.

Suplai IPO pada semester II akan mampu diserap pasar karena investor juga melihat peluang pada saham-saham pendatang baru tersebut. Namun, faktor eksternal seperti pergerakan harga komoditas dan kebijakan ekonomi politik Amerika Serikat (AS) perlu diperhatikan karena akan berpengaruh pada kondisi bursa domestik. (*)

Pergerakan Saham IPO 2017
Emiten Ticker Harga IPO Harga 070717 %
Sanurhasta Mitra Tbk MINA 105 1,720 1,538.10
Pelayaran Tamarin Samudra Tbk TAMU 110 1,790 1,527.27
Marga Abhinaya Abadi Tbk MABA 112 625 458.04
Alfa Energi Investama Tbk FIRE 500 1,770 254
Sariguna Primatirta Tbk CLEO 115 396 244.35
First Indo American Leasing Tbk FINN 105 312 197.14
Cahayasakti Investindo Sukses Tbk CSIS 300 820 173.33
Forza Land Indonesia Tbk FORZ 220 590 168.18
Totalindo Eka Persada Tbk TOPS 310 825 166.13
Megapower Makmur Tbk MPOW 200 530 165
Terregra Asia Energy Tbk TGRA 200 414 107
MAP Boga Adiperkasa Tbk MAPB 1,680 2,810 67.26
Armidian Karyatama Tbk ARMY 300 356 50
Kirana Megatara Tbk KMTR 458 665 45.2
Buyung Poetra Sembada Tbk HOKI 310 356 14.84
Integra Indocabinet Tbk WOOD 260 262 0.77
Hartadinata Abadi Tbk HRTA 300 302 0.67
Bintraco Dharma Tbk CARS 1,750 1,595 -8.86
Nusantara Pelabuhan Handal Tbk PORT 535 464 -13.27
Sumber: BEI

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment