Headline Markets Property

Ekspansi Ruang Ritel Terbesar di Bekasi

Penambahan pasokan ruang ritel pada periode 2017-2019 di Bekasi hampir mencapai 300.000 m2, mencatat pertumbuhan tertinggi dibandingkan wilayah Tangerang, Depok, dan Bogor. Bekasi menjadi kawasan yang menarik bagi para pengembang properti seiring dengan pengembangan proyek infrastruktur light rail transit (LRT) di timur Jakarta dan potensi pasar yang besar.

Ferry Salanto, Senior Associate Director Research Colliers International, mengatakan tambahan pasokan ruang ritel di Bekasi akan berasal dari proyek Plaza Indonesia Jababeka, Grand Dhika City Mall, AEON Mall Deltamas, Shopping Centre di Kota Wisata, dan Living World Jababeka. Lima proyek ini akan selesai pada 2019-2020. “Kelima proyek ini akan membuat pasokan ruang ritel secara kumulatif di Bekasi akan naik 4,5% per tahun pada periode 2018-2019,” kata Ferry.

Total ruang ritel di Bodetabek saat ini mencapai 2,52 juta m2 sedangkan di Jakarta mencapai 4,57 juta m2. Tambahan pasokan ruang ritel yang direncanakan pengembang pada 2017-2020 di Bodetabek mencapai 599.685 m2 sedangkan di Jakarta 654.000 m2. Tambahan pasokan ruang ritel di Tangerang 150.000 m2, Bogor sekitar 146.000 m2, dan Depok 20.000 m2. Sementara itu, tambahan pasokan ruang ritel di Jakarta Timur 111.000 m2, Jakarta Barat 220.000 m2, Jakarta Selatan 143.000 m2, dan Jakarta Pusat 180.000 m2.

Ferry mengatakan tingkat okupansi ruang ritel di Jakarta dan Bodetabek saat ini sekitar 83% dan diestimasi turun menjadi 80% pada saat suplai tambahan masuk ke pasar. “Tenant dari segmen food and beverage masih menjadi andalan untuk menarik pengunjung. Sejumlah merek baru F&B dari negara-negara Asia akan ekspansi ke Indonesia,” kata Ferry. (*)