basic industry and chemical Markets

MARK Ekspansi Pabrik Pasca IPO

Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) akan menambah minimal dua pabrik untuk meningkatkan kapasitas produksi cetakan sarung tangan menjadi 5,28 miliar unit per tahun. Ekspansi pabrik akan mendukung target penjualan perseroan tahun ini yang mencapai Rp 252 miliar, meningkat sekitar 22% dibandingkan 2016 sebesar Rp 207 miliar.

Yeoh Sek Boon, Presiden Direktur MARK, mengatakan perseroan mengalokasikan 37,5% dari dana IPO atau Rp 15 miliar untuk pembelian lahan dan gedung dalam rangka ekspansi pabrik tersebut. Saat ini perusahaan memiliki tujuh pabrik di Medan, Sumatera Utara dengan kapasitas produksi 420.000 unit cetakan sarung tangan per bulan. Pabrik baru akan meningkatkan kapasitas produksi menjadi 440.000 unit per bulan pada 2017, 480.000 unit per bulan pada 2018, dan 520.000 unit per bulan pada 2019.

“Tahun 2016, penjualan rata-rata 360.000 unit per bulan akan kami tingkatkan menjadi 420.000 unit per bulan pada 2017. Nilai penjualan tahun lalu Rp 207 miliar, tahun ini menjadi Rp 252 miliar,” kata Sek Boon. Sekitar 90% penjualan perseroan dikontribusikan oleh ekspor ke Malaysia, Thailand, dan Vietnam sedangkan 10% dari pasar domestik.

Sisa dana IPO sebesar 62,5% atau Rp 25 miliar akan digunakan untuk melunasi sebagian utang bank perusahaan. MARK menjadi emiten ke-20 yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini dengan melepas 160 juta saham atau 21,05% saham.

Pada perdagangan Selasa (12/7), harga saham MARK naik 49,6% menjadi Rp 374. (*)

Follow Us

Indexes