Consumer Industry & Trade Markets

MDRN akan Suntik Modal Bisnis Medical dan Solusi Data

Modern Internasional Tbk (MDRN) akan menyuntik modal kerja bisnis medical imaging equipment (peralatan kesehatan) dan solusi data pasca penutupan bisnis ritel 7-Eleven. Kedua bisnis tersebut dinilai memiliki potensi yang besar dan dapat menjadi penggerak pendapatan perseroan di masa depan.

Manajemen MDRN mengatakan, perseroan memiliki hak distribusi tunggal medical imaging equipment dengan merek Shimadzu dan dental imaging equipment dengan merek Sirona. “Bisnis ini masih mempunyai potensi yang sangat besar dengan target pasar klinik dan rumah sakit swasta maupun pemerintah,” kata Donny Sutanto, Komisaris Utama MDRN. Konsumen potensial yang dijajaki, antara lain RS Mitra Keluarga Kemayoran, RS Siloam, dan RS Premier.

Kebutuhan modal untuk pengadaan peralatan medical imaging cukup besar. Julius Wirayadi, Direktur Independen MDRN, mencontohkan untuk pengadaan satu peralatan medical imaging seperti Magnetic Resonance Imaging (MRI) membutuhkan dana Rp 10 miliar. “Kami mendapatkan banyak tawaran produk tapi selama ini belum bisa diambil karena modal kami terserap ke 7-Eleven,” kata Julius.

Perseroan juga memiliki anak usaha PT Modern Data Solusi (MDS) yang memiliki hak distribusi tunggal untuk mesin fotokopi RICOH. Perkantoran dan percetakan menjadi target pasar perseroan untuk bisnis ini. “Dengan berjalannya kembali bisnis-bisnis unit yang ada, diharapkan dapat menopang operasional perseroan pasca penghentian operasional bisnis 7-Eleven,” kata Donny. Perseroan akan memikirkan kembali potensi bisnis-bisnis lain yang dapat dilakukan setelah menyelesaikan kewajiban-kewajiban bisnis ritel 7-Eleven. (*)