Finance Industry & Trade Markets

GMF Tawarkan Saham IPO di 3 Negara

Garuda Maintenance Facility Aeroasia (GMF), anak usaha Garuda Indonesia Tbk (GIAA), akan menawarkan sahamnya kepada investor asing melalui roadshow ke Kuala Lumpur (Malaysia), Singapura, dan Hong Kong (China). Perseroan akan melepas maksimal 30% saham dalam penawaran umum perdana saham (IPO) dengan target USD 300 juta.

Iwan Joeniarto, Direktur Utama GMF Aeroasia, mengatakan perseroan akan menggunakan dana hasil IPO untuk ekspansi kapasitas dan modal kerja perusahaan. “Mayoritas dana IPO untuk ekspansi kapasitas agar kami bisa menggarap pasar maintenance pesawat yang selama ini lari ke luar negeri, sisanya untuk working capital,” kata Iwan.

Fokus pengembangan bisnis perseroan adalah peningkatan kapasitas perawatan mesin pesawat (engine maintenance). Saat ini GMF lebih banyak menangani perawatan badan pesawat (airframe). Perseroan menargetkan pendapatan tahun ini sekitar Rp 5,9 triliun, meningkat 18% dibandingkan dengan 2016 sebesar Rp 5,03 triliun.

Iwan mengatakan, GMF menunjuk CIMB sebagai sole agent dalam penawaran saham perdana perseroan di luar negeri. Adapun penjamin emisi yang akan menawarkan saham GMF di dalam negeri adalah Mandiri Sekuritas, Bahana Sekuritas, Danareksa Sekuritas, dan BNI Sekuritas. (*)

Follow Us

Indexes