Finance Markets

Fitch Pertahankan Peringkat Utang Indonesia

Fitch Ratings mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB- dengan prospek positif. Faktor-faktor yang memengaruhi keputusan Fitch adalah beban utang pemerintah yang rendah, prospek pertumbuhan ekonomi yang baik, dan terbatasnya eksposur sektor perbankan terhadap utang luar negeri.

“Pemerintah Indonesia terus memperkuat kebijakan ekonomi makro dengan fokus pada stabilitas makro dan pertumbuhan yang berkelanjutan sejak Fitch merevisi prospek Indonesia dari stabil menjadi positif pada Desember 2016,” kata Thomas Rookmaaker, Direktur Fitch Ratings.

Kebijakan moneter dan nilai tukar Bank Indonesia mendukung peningkatan cadangan devisa yang mencapai level tertinggi sepanjang sejarah USD 125 miliar pada Mei 2017. Level cadangan devisa ini 35% di atas level terendah setelah BI melakukan intervensi ke pasar pada 2013.

Perlambatan utang luar negeri swasta juga berkontribusi terhadap peningkatan ketahanan pembiayaan eksternal. Namun, Indonesia masih tergantung pada ekspor komoditas dan investasi portofolio untuk membiayai defisit neraca transaksi berjalan. Fitch memperkirakan defisit neraca transaksi berjalan akan berada di level 2% PDB hingga 2019.

Revisi asumsi pertumbuhan ekonomi dalam APBN-P 2017 ke level 5,1% dinilai lebih realistis dan tidak seambisius target pertumbuhan ekonomi tahun-tahun sebelumnya. Fitch memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,2% pada 2017 dan meningkat menjadi 5,6% pada 2018. (*)

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment