Consumer Infrastructure Markets

Perusahaan Digital Bisa Jadi Motor Bursa

Perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang ekonomi digital dan kreatif, seperti e-commerce diprediksi akan menjadi motor Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam beberapa tahun ke depan. Gojek Indonesia dan Tokopedia berpotensi menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar besar, seperti Apple Inc, Google Inc, dan Facebook Inc yang menjadi emiten paling diperhitungkan di Bursa Amerika Serikat.

Sandiaga Uno, pendiri dan pemilik sejumlah perusahaan publik, mengatakan fenomena yang terlihat di bursa AS saat ini menunjukkan perusahaan-perusahaan teknologi menggeser peran perusahaan manufaktur. Dahulu perusahaan yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar di AS adalah Exxon Mobil, Johnson & Johnson, dan General Electric. Saat ini Apple, Google, Facebook, dan Amazon telah menggantikan posisi perusahaan-perusahaan tersebut. Apple memiliki kapitalisasi pasar USD 800 miliar sedangkan Google USD 679 miliar.

“Bursa harus membujuk Gojek untuk listing, juga Tokopedia dan perusahaan yang terafiliasi dengan ekonomi kreatif maupun digital economy,” kata Sandiaga. Perusahaan yang masuk bursa dinilai dapat tumbuh lebih cepat karena memiliki akses yang lebih baik terhadap permodalan dan valuasinya cenderung naik.

Gojek Indonesia diperkirakan memiliki valuasi USD 3 miliar atau sekitar Rp 40 triliun. Sementara itu, Tokopedia diestimasi USD 100 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun.

Sandiaga, yang juga wakil gubernur terpilih DKI Jakarta, mengatakan BEI dan Kadin Indonesia harus mendorong usaha kecil dan menengah (UKM) untuk naik kelas menjadi perusahaan publik dengan mempermudah proses IPO. Saat ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI tengah memfinalisasi peraturan IPO bagi UKM, termasuk persyaratan mengenai skala aset dan papan akselerasi. (*)

Follow Us

Indexes