Industry & Trade Markets

AUTO Investasikan Rp 80 Miliar untuk Produksi Wintor

Astra Otoparts Tbk (AUTO) menginvestasikan dana Rp 80 miliar untuk memproduksi kendaraan angkut khusus perkebunan Wintor. Perseroan membidik pasar Malaysia sebagai produsen kelapa sawit terbesar dunia sebagai pasar ekspor perdana Wintor.

Hamdani Dzulkarnaen Salim, Direktur Utama Astra Otoparts TBK (AUTO), mengatakan nilai tersebut merupakan total investasi yang dilakukan sejak 2013 hingga saat ini. Perseroan melalui anak usahanya, Velasto Indonesia, memproduksi 1.177 unit Wintor yang dipasarkan kepada sejumlah perusahaan perkebunan di dalam negeri, antara lain Astra Agro Lestari Tbk (AALI), Triputra Agro Persada Group, First Resources Group, dan Dharma Satya Nusantara Group Tbk (DSNG).

Menurut Hamdani, kapasitas produksi Wintor mencapai 12 unit per hari atau 3.000 unit per tahun. Namun, kapasitas ini dapat ditingkatkan sesuai dengan permintaan dari pasar.

Wintor yang menggunakan mesin diesel 10 horse power (HP) mampu mengangkut kelapa sawit dan hasil perkebunan lainnya dengan kapasitas hingga 500 kg. Angkutan ini diklaim dapat menekan biaya angkut di perkebunan kelapa sawit hingga 60%.

AUTO memasarkan Wintor dengan harga Rp 100 juta per unit. “Kami ditantang oleh konsumen untuk menurunkan harga produk menjadi lebih reasonable sekitar Rp 60-70 juta per unit,” kata Hamdani.

Untuk ekspor perdana ke Malaysia, perseroan baru menjual sebanyak 4 unit.
“Selain Malaysia, ada permintaan dari beberapa negara Afrika, seperti Ethiopia dan Nigeria tetapi kami agak terhambat untuk bank korespondensinya, jadi jaminan pembayarannya apakah pakai letter of credit (L/C) atau bank guarantee sulit ditentukan,” kata Hamdani.

Tahun ini, AUTO menargetkan pertumbuhan penjualan ekspor sebesar 7% menjadi sekitar Rp 1,07 triliun. Di sisi lain, total penjualan perseroan pada 2017 diestimasi tumbuh 5% menjadi Rp 12,3 triliun. (*)