Infrastructure Markets

Penyerapan Capex TLKM Capai Rp 16,7 Triliun

Penyerapan belanja modal (capex) Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) pada semester I 2017 mencapai Rp 16,7 triliun atau 57,6% dari target belanja modal perseroan tahun ini Rp 29 triliun. Dana tersebut digunakan untuk mendukung bisnis broadband melalui jaringan tetap (fixed) maupun mobile.

Harry M Zen, Direktur Keuangan TLKM, mengatakan penyerapan belanja modal perseroan pada semester I 2017 ini tumbuh 21,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. “Belanja modal digunakan untuk membangun infrastruktur backbone fiber optic, base transceiver station (BTS) Telkomsel, pembuatan satelit, penggelaran infrastruktur kabel laut lintas benua, dan menara telekomunikasi,” kata Harry.

Saat ini TLKM tengah menyelesaikan satelit Telkom 4 yang akan diluncurkan pada 2018. Satelit ini akan membawa 60 transponder, terdiri atas 48 transponder C-Band dan 12 transponder extended C-Band. Perseroan juga membangun kabel laut SEA-US yang terbentang sepanjang 15.000 km yang menghubungkan Manado (Indonesia), Davao (Filipina), Piti (Guam), Oahu (Hawaii, AS), dan Los Angeles (AS).

Pada perdagangan Jumat (28/7), harga saham TLKM naik 1,1% menjadi Rp 4.700. (*)

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment