Consumer Markets

PRDA Catat Laba Bersih Rp 58,75 Miliar

Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), emiten operator laboratorium klinik, mencatat laba bersih Rp 58,75 miliar pada semester I 2017, tumbuh 50,28% dibandingkan semester I 2016 sebesar Rp 39,09 miliar. Pertumbuhan laba bersih perseroan didorong oleh pendapatan keuangan perseroan sebesar Rp 28,46 miliar, melejit signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 281,81 juta.

Dewi Muliaty, Direktur Utama PRDA, mengatakan pendapatan perseroan yang mencapai Rp 672,61 miliar, naik 3,69% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Perseroan berharap kinerja pada semester II 2017 akan tumbuh positif dengan jumlah hari kerja yang lebih banyak sehingga peluang peningkatan volume kunjungan pelanggan lebih besar. “Kebanyakan korporasi melaksanakan pemeriksaan kesehatan menjelang akhir tahun. Kami optimis kinerja hingga akhir tahun akan tumbuh secara positif dan lebih baik,” kata Dewi.

Saat ini PRDA mengoperasikan 273 outlet Prodia, terdiri atas 131 laboratorium klinik termasuk 10 di antaranya dengan tambahan izin dan layanan klinik Prodia Health Care (PHC). Perseroan juga mengoperasikan 1 PHC stand alone, 3 klinik khusus, 12 laboratorium Rumah Sakit, dan 126 Point of Care (POC) Service di klinik dokter yang tersebar di 31 provinsi dan 114 kota di Indonesia. Dalam lima tahun ke depan, Prodia berencana membangun 34 klinik khusus untuk penyakit tertentu, antara lain Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment