Consumer Industry & Trade Markets

Bisnis Nutrisi dan Peralatan Medis Dorong KLBF

Divisi bisnis nutrisi dan peralatan medis diestimasi akan menjadi pendorong kinerja Kalbe Farma Tbk (KLBF) dalam beberapa tahun mendatang. Kedua segmen bisnis ini memiliki pertumbuhan yang baik dan margin yang lebih tinggi.

Manajemen KLBF mengatakan perseroan akan meningkatkan ekspor produk-produk dari divisi nutrisi karena persyaratan ekspor untuk produk-produk tersebut lebih mudah dibandingkan ekspor obat-obatan. Langkah ini diestimasi akan mendorong kontribusi ekspor terhadap pendapatan KLBF dari 5% pada 2017 menjadi 10% pada 2020. Kontribusi pendapatan dari divisi nutrisi pada semester I 2017 mencapai Rp 2,9 triliun atau 28,79% dari total pendapatan perseroan.

Di segmen peralatan medis untuk konsumen (consumables medical devices), KLBF memasarkan produk dengan merek E-Care. Saat ini pasokan peralatan medis berasal dari pihak ketiga. Menurut BCA Sekuritas, KLBF akan membangun pabrik peralatan medis untuk konsumen agar margin yang diperoleh perseroan lebih besar. KLBF juga memperkuat jaringan distribusi melalui aplikasi dan situs pemesanan daring (online). Penjualan peralatan medis ini merupakan bagian dari divisi distribusi dan logistik yang berkontribusi Rp 2,92 triliun atau 29% terhadap pendapatan perseroan.

Pada semester I 2017, perseroan membukukan pendapatan Rp 10,07 triliun, naik 5,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kontribusi pendapatan dari bisnis obat resep mencapai Rp 2,42 triliun atau 24% sedangkan produk kesehatan menyumbang Rp 1,83 triliun atau 19%. Laba bersih perseroan mencapai Rp 1,22 triliun, tumbuh 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

BCA Sekuritas merekomendasikan HOLD saham KLBF dengan target harga Rp 1.800. (*)

Follow Us

Indexes