Finance Industry & Trade Markets

TLKM Siapkan Rp 700 Miliar untuk JPN

Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menyiapkan belanja modal Rp 500 miliar-Rp 700 miliar untuk anak usaha di bidang switching ATM, PT Jalin Pembayaran Nasional (JPN). Dana itu akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan pada 2018.

David Bangun, Direktur Digital & Strategic Portfolio TLKM, mengatakan JPN membutuhkan investasi besar pada semester II 2017 untuk mengambil alih (take over) 25.000 mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang dimiliki bank-bank BUMN. “Bisnis JPN mencakup tiga, yakni switching, ATM, dan EDC (electronic data capture). Perusahaan mulai beroperasi pada 2018,” kata David.

Saat ini JPN telah mengambil alih sekitar 15.000 ATM dari 40.000 ATM milik bank-bank BUMN menjadi ATM Merah Putih. Total jumlah ATM bank-bank BUMN mencapai 62.000 unit tetapi sekitar 22.000 unit akan dipertahankan dengan identitas bank masing-masing. Belanja modal tersebut juga akan digunakan untuk meningkatkan teknologi EDC untuk melayani transaksi nasabah bank-bank BUMN.

JPN merupakan anak usaha yang 100% sahamnya dimiliki oleh TLKM. JPN dibentuk untuk mengintegrasikan jaringan ATM dan sistem pembayaran di bank-bank BUMN untuk meningkatkan efisiensi sebesar Rp 7,3 triliun per tahun. (*)