Consumer Industry & Trade Markets

INDF Tingkatkan Kapasitas di Semester II 2017

Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan meningkatkan kapasitas produksi sejumlah lini bisnisnya di semester II 2017. Perseroan masih memiliki anggaran belanja modal sebesar Rp 7 triliun untuk mendukung ekspansi ini.

Werianty Setiawan, Direktur INDF, mengatakan Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) akan meningkatkan kapasitas produksi flexible packaging, mi instan, susu, dan es krim. Bogasari dan divisi Agribisnis INDF juga akan menyerap belanja modal cukup besar. “Hingga semester I 2017, penyerapan capex baru Rp 2,1 triliun dari Rp 9,1 triliun yang disiapkan tahun ini,” kata Werianty.

Franky Welirang, Direktur INDF yang juga CEO Bogasari Flour Mills, mengatakan perseroan akan menambah kapasitas produksi tepung terigu dari pabrik utama di Jakarta dari 800 ton per hari menjadi 1.200 ton per hari. Kapasitas produksi terigu dari pabrik di Cibitung, Bekasi juga akan ditingkatkan menjadi 750 ton per hari. “Penambahan kapasitas dilakukan karena utilisasi kapasitas kami sudah full untuk memenuhi permintaan pasar,” kata Franky.

Paulus Moleonoto, Direktur INDF, mengatakan penyerapan belanja modal di divisi Agribisnis akan dialokasikan untuk pemeliharaan tanaman yang belum menghasilkan, penambahan 2 Pabrik Kelapa Sawit (PKS), dan refinery CPO berkapasitas 300 ton per jam di Surabaya. Total belanja modal untuk divisi Agribisnis mencapai Rp 2 triliun. “Hingga semester I 2017, penyerapannya baru Rp 300 miliar tapi akan terus berlanjut,” ujar Paulus.

INDF optimistis kondisi ekonomi pada semester II tahun ini akan lebih baik dan mendukung rencana ekspansi perseroan. INDF menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 10%-12% dibandingkan 2016. (*)

Follow Us

Indexes