Finance Markets Property

BBTN Targetkan Kredit Konstruksi Rp 25 Triliun

Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menargetkan penyaluran kredit konstruksi kepada pengembang perumahan tahun ini mencapai Rp 25 triliun, naik 14,15% dibandingkan 2016 sebesar Rp 21,9 triliun. Hingga Juni 2017, penyaluran kredit konstruksi mencapai Rp 23,5 triliun, meningkat 18,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Maryono, Direktur Utama BBTN, mengatakan penyaluran kredit konstruksi pada semester I 2017 ekuivalen dengan 263.999 unit rumah. Angka ini mencapai 36,9% dari target penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BBTN untuk 666.000 unit rumah pada tahun ini.

“Para pengembang yang menjadi mitra setia BBTN diharapkan berkontribusi lebih besar dalam mencapai target KPR BBTN,” kata Maryono. Saat ini perseroan memiliki lebih dari 3.500 mitra pengembang (developer).

Untuk memotivasi para pengembang memanfaatkan kredit konstruksi dan mendorong penyaluran KPR, BBTN menawarkan kredit kepemilikan lahan yang nilainya sesuai dengan kelayakan harga jual lahan. Plafon kredit diberikan hingga 70% dari total pembelian lahan dengan maksimal pembelian lahan seluas 20 ha.

Perseroan juga melakukan joint marketing dengan pengembang dalam Indonesia Properti Expo (IPEX) 2017, antara lain dengan memberikan subsidi bunga. Untuk pemsaran melalui jalur digital, BBTN memiliki www.btnproperti.co.id yang telah dimanfaatkan oleh 357 pengembang.

Sejak Januari hingga Juli 2017, jumlah aplikasi KPR Online untuk KPR konvensional yang masuk melalui situs tersebut rata-rata 835 aplikasi per bulan. Sementara total nilai KPR di 7 bulan pertama 2017 tersebut mencapai Rp 316 miliar. (*)

Follow Us

Indexes