IHSG Berpotensi Tembus 6.241 Poin
economy

IHSG Berpotensi Tembus 6.241 Poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menembus level 6.241 poin pada akhir 2017, meningkat 17,84% dibandingkan posisi akhir 2016 di level 5.296 poin. Kondisi ekonomi Indonesia yang positif dan pertumbuhan laba bersih emiten akan mendukung kenaikan indeks.

Taye Shim, Head of Research/Strategist Mirae Asset Sekuritas Indonesia, mengatakan para emiten yang menjadi anggota indeks LQ45 terus berekspansi. Laba bersih perusahaan-perusahaan tersebut mencapai Rp 51,2 triliun pada kuartal II 2017, tumbuh 17,4% yoy.

Setelah IHSG mencapai rekor di level 5.915,36 poin, para investor mulai menghitung kembali pertumbuhan konsumsi masyarakat, realisasi pembangunan infrastruktur, prospek pasar komoditas, dan risiko politik yang meningkat. Mirae Asset melihat daya beli masyarakat tidak menurun tetapi masyarakat menahan konsumsi dan memilih menabung dananya.

Di sisi lain, pemerintah menghadapi masalah struktural yang menghambat pencairan belanja infrastruktur. Tantangan ini harus dipecahkan agar proyek-proyek infrastruktur dapat berjalan sesuai rencana.

Di pasar komoditas global, pasokan dan permintaan belum mencapai titik keseimbangan. Konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Korea Utara akan berpengaruh pada pasokan minyak mentah, isu lingkungan yang diangkat Uni Eropa akan menekan harga CPO, sedangkan kebijakan batubara China akan berdampak pada harga batubara global.

Risiko lain yang dihadapi investor adalah ketidakpastian menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden 2019. Mirae Asset memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir 2017 mencapai 5,1% dan 2018 di level 5,2%.

“Kami merekomendasikan agar investor menggunakan pendekatan konservatif dalam keputusan investasinya,” kata Taye Shim. Saham-saham yang direkomendasikan Mirae adalah Bank Central Asia Tbk (BBCA), Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), Kalbe Farma Tbk (KLBF), Barito Pacific Tbk (BRPT), dan Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).

Mirae menetapkan target harga Rp 20.300 untuk BBCA dan Rp 2.210 untuk BSDE. Sementara itu, target harga untuk TLKM, KLBF, dan BRPT tengah direview. (*)

Leave a Reply

Close Menu