BLTZ Minta Waktu hingga 2018 untuk Penuhi Free Float
ilustrasi cinema

BLTZ Minta Waktu hingga 2018 untuk Penuhi Free Float

Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) meminta waktu hingga Desember 2018 untuk memenuhi ketentuan minimum saham beredar publik (free float) sebesar 7,5%. Porsi saham publik BLTZ menyusut menjadi 0,55% pasca tender offer yang dilakukan CJ CGV Co Ltd pada Februari 2017.

Kyoung Tae Kim, Direktur BLTZ, mengatakan perubahan signifikan atas kepemilikan saham perseroan terjadi setelah CJ CGV membeli 8,30% saham BLTZ melalui anak usahanya, IKT Holdings Ltd pada 21 Desember 2016. Setelah pembelian tersebut, CJ CGV secara langsung dan tidak langsung memiliki 51% saham BLTZ dan harus melakukan tender offer.

“Perseroan bersama pemegang saham pengendali dan pemegang saham utama berkomitmen untuk tetap mempertahankan status perseroan sebagai perusahaan tercatat. Perseroan sedang mempertimbangkan beberapa langkah korporasi untuk memenuhi ketentuan free float,” kata Kim.

Perseroan akan memformulasikan rencana aksi korporasi paling lambat Maret 2018. Selanjutnya, perseroan akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk persetujuan aksi korporasi pada Juni 2018. Aksi korporasi tersebut ditargetkan dapat terlaksanakan pada Juni-Desember 2018.

Saat ini pemegang saham BLTZ terdiri atas CJ CGV Co Ltd 22,99%, IKT Holdings Limited 28%, Layar Persada 48,26%, dan publik 0,74%. (*)

Leave a Reply

Close Menu