Akselerasi Infrastruktur Katalis Bagi 4 Saham
toll roads

Akselerasi Infrastruktur Katalis Bagi 4 Saham

Akselerasi pencairan belanja infrastruktur diestimasi akan menjadi katalis bagi sejumlah saham dengan kapitalisasi pasar besar (big caps), seperti Jasa Marga Tbk (JSMR), Semen Indonesia Tbk (SMGR), Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Pemerintah akan mendorong pembangunan infrastruktur pada semester II 2017 untuk membuktikan kinerjanya menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Henry Wibowo, Acting Head of Research Bahana Sekuritas, mengatakan pemerintah menargetkan defisit fiskal sebesar 2,67% dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017. “Ekspektasinya pada semester II 2017 ini pemerintah akan menggenjot belanja. Selain itu, tahun depan Indonesia akan menjadi ruan rumah Asian Games, semua sarana dan prasarana harus siap dipakai sebelum para tamu negara datang,” kata Henry.

Pada periode 2015-2019, total belanja infrastruktur Indonesia diperkirakan mencapai RP 1.375 triliun, meningkat hampir 50% dibandingkan dengan belanja infrastruktur periode 2005-2014. Dana tersebut akan dipakai untuk membangun sekitar 836 km jalan, 10.198 meter jembatan, 13 bandara, 61 pelabuhan laut, dan jalur kereta api yang tersebar di seluruh Indonesia.

Bahana merekomendasikan beli saham-saham dengan kapitalisasi pasar besar terkait infrastruktur, seperti JSMR dengan target harga Rp 6.600 dan SMGR dengan target harga Rp 11.600. Beberapa bank BUMN yang memberikan pembiayaan infrastruktur juga menjadi pilihan Bahana, yakni BMRI dan BBRI dengan target harga masing-masing Rp 16.250 dan Rp 17.000. (*)

Leave a Reply

Close Menu