Finance Industry & Trade Markets

Potensi Penerbitan Surat Berharga Rp 43,59 Triliun

Potensi penerbitan surat berharga dalam bentuk obligasi, medium term notes (MTN), sukuk, dan efek beragun aset (EBA) diestimasi mencapai Rp 43,59 triliun pada kuartal III-IV 2017. Penerbitan obligasi masih mendominasi dengan nilai Rp 18,67 triliun.

Hendro Utomo, Vice President Financial Institution Ratings Pefindo, mengatakan potensi penerbitan surat berharga itu tercermin pada mandat yang diterima perusahaan. “Ada 37 perusahaan dengan nilai emisi Rp 43,59 triliun,” kata Hendro.

Nilai emisi obligasi terdiri atas penawaran umum berkelanjutan (PUB) baru Rp 5,3 triliun, rencana realisasi PUB Rp 4,07 triliun, dan obligasi Rp 9,3 triliun. Nilai emisi MTN Rp 13,82 triliun, sukuk Rp 1,1 triliun, dan sekuritisasi (EBA) Rp 10 triliun.

Hingga Agustus 2017, perseroan telah memeringkat 59 perusahaan dengan nilai emisi surat berharga Rp 109,73 triliun. Dengan potensi penerbitan baru tersebut, total penerbitan surat berharga tahun ini diestimasi akan mencapai Rp 153,32 triliun. Nilai penerbitan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi penerbitan surat berharga tahun lalu yang mencapai Rp 126,5 triliun. (*)