Infrastructure Markets

WSKT Siapkan Opsi Divestasi dan IPO Tol

Waskita Karya Tbk (WSKT) melanjutkan rencana divestasi sejumlah ruas tol yang dimiliki perusahaan. Perseroan juga mengajak Jasa Marga Tbk (JSMR) membentuk perusahaan patungan pengelola tol Trans Jawa yang kemudian akan ditawarkan sahamnya kepada publik (IPO).

M Choliq, Direktur Utama WSKT, mengatakan perseroan memprioritaskan divestasi 7 ruas tol dengan target Rp 10 triliun, antara lain ruas tol Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, dan Pasuruan-Probolinggo. “Yang tujuh ruas itu diprioritaskan karena 1 ruas sudah beroperasi, 3 ruas akan selesai akhir tahun ini, dan 3 ruas lagi selesai Mei 2018,” kata Choliq.

Perseroan mengubah skema divestasi ruas-ruas tol tersebut dari tender menjadi penawaran langsung kepada investor strategis (one-on-one). Perubahan skema divestasi dilakukan karena penawaran tender yang lalu tidak sesuai dengan ekspektasi WSKT.

Selain divestasi, IPO menjadi alternatif terakhir bagi perusahaan untuk mendapatkan dana jika perusahaan tidak mendapatkan investor strategis. “Kami sudah diskusi dengan Jasa Marga untuk membentuk perusahaan baru di tol Trans Jawa kemudian di-IPO-kan,” kata Choliq. IPO ditargetkan selesai pada semester I 2018.

WSKT akan menjadi pemegang saham minoritas pada perusahaan patungan tersebut sedangkan JSMR menjadi pemegang saham mayoritas. “Tolnya Jasa Marga lebih besar, yang Jakarta-Cikampek itu nilainya tinggi,” ujar Choliq.

JSMR menyatakan tertarik dengan usulan WSKT. Choliq berharap JSMR bisa merespons cepat rencana IPO tersebut. “Kalau terlalu lama, kami akan maju sendiri untuk IPO-kan ruas tol,” kata Choliq.

Pada pembukaan perdagangan Selasa (19/9), harga saham WSKT naik 0,7% menjadi Rp 1.920. (*)

Follow Us

Indexes