Industry & Trade Markets

IHSG Menguat 0,66%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode 18-22 September 2017 menguat 0,66% ke level 5.911.70 poin. Pergerakan indeks ditopang oleh indeks sektor keuangan, properti dan real estate, pertambangan, pertanian, serta jasa dan perdagangan.

Indeks sektor keuangan naik 2,73% menjadi 1.012,97 poin disusul sektor properti dan real estate sebesar 1,35% menjadi 502,87 poin. Indeks sektor pertambangan naik 0,89%, pertanian 0,73%, dan sektor jasa dan perdagangan 0,11%. Indeks sektor infrastruktur dan aneka industri turun paling dalam, masing-masing 1,04% dan 0,73%.

Seiring dengan laju IHSG, nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) juga meningkat 0,6% menjadi Rp 6.484,17 triliun. Rata-rata volume transaksi harian BEI pekan lalu meningkat 6,58% menjadi 8,74 miliar unit saham.

Namun, rata-rata nilai transaksi harian BEI turun 1,93% menjadi Rp 6,59 triliun dari Rp 6,72 triliun sepekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian IHSG juga turun 6,78% menjadi 308.900 kali transaksi.

Investor asing mencatat nilai penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 578 miliar. Sepanjang tahun ini investor asing mencatatkan jual bersih dengan nilai Rp 8,26 triliun.

Hanson International Tbk (MYRX) menjadi saham yang ditransaksikan dengan volume terbesar 2,33 miliar saham senilai Rp 285,24 miliar. Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi saham yang ditransaksikan dengan nilai terbesar Rp 2 triliun dengan volume 132 juta saham.

Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mencatat kenaikan harga tertinggi 37,61% menjadi Rp 600 pada pekan lalu. Sementara itu, Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) mengalami penurunan harga terbesar 17,74% menjadi Rp 510. (*)

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment

Follow Us

Indexes