Finance Infrastructure Markets

BBNI Biayai Tol Semarang-Solo Rp 1,35 Triliun

Bank BNI Tbk (BBNI) menyalurkan kredit senilai Rp 1,35 triliun untuk proyek pembangunan ruas tol Semarang-Solo yang digarap oleh Jasa Marga Tbk (JSMR). Kredit ini merupakan bagian dari sindikasi kredit sejumlah bank untuk proyek tersebut senilai Rp 5,1 triliun.

Achmad Baiquni, Direktur Utama BBNI, mengatakan pembiayaan sinidikasi merupakan solusi bagi pembiayaan proyek infrastruktur yang membutuhkan dana besar dan sulit dipenuhi perbankan secara individual karena aturan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK). “BNI menyiapkan pembiayaan hingga Rp 15 triliun untuk Jasa Marga dan anak-anak perusahaannya,” kata Baiquni. Pembiayaan BBNI ke sektor infrastruktur per Agustus 2017 mencapai Rp 88,99 triliun, dengan porsi dominan di sektor ketenagalistrikan sebesar 28,8% dan jalan tol serta konstruksi sebesar 28,4%.

Konsesi tol Semarang-Solo sepanjang 72,65 km ini dimiliki oleh Trans Marga Jateng, anak usaha JSMR, dengan nilai proyek Rp 7,31 triliun. Anggota sindikasi dalam proyek ini adalah Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Bank Mandiri Tbk (BMRI), Bank Jateng, dan Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Tol Semarang-Solo terdiri atas 5 ruas, yakni Semarang-Ungaran, Ungaran-Bawen, Bawen-Salatiga, Salatiga-Boyolali, dan Boyolali-Kartasura. Ruas Semarang-Ungaran telah beroperasi sejak November 2011 sedangkan Ungaran-Bawen pada April 2014. Ruas Bawen-Salatiga baru selesai konstruksinya dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 25 September 2017.

Pada perdagangan Senin (25/9), harga saham BBNI naik 0,33% menjadi Rp 7.500. (*)

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment