Finance Infrastructure Markets

Potensi Global IDR Bonds Rp 200 Triliun

Potensi pendanaan dari penerbitan Global IDR Bonds diestimasi mencapai Rp 200 triliun. Instrumen baru ini dapat mengurangi kesenjangan (gap) pendanaan khususnya di sektor infrastruktur, yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Royke Tumilaar, Direktur Wholesale Banking Bank Mandiri Tbk (BMRI), mengatakan Global IDR Bonds adalah efek bersifat utang berdenominasi rupiah yang ditawarkan kepada investor domestik dan internasional. Pemerintah membutuhkan pendanaan infrastruktur Rp 5.500 triliun dalam 5 tahun ke depan atau Rp 1.100 triliun per tahun. “Sekitar Rp 900 triliun dari kebutuhan pembiayaan tersebut dapat dipenuhi oleh pembiayaan dalam negeri sehingga terdapat potensi Rp 200 triliun per tahun untuk pembiayaan investasi dari luar negeri,” kata Royke.

Saat ini merupakan momentum yang tepat bagi perusahaan-perusahaan yang berminat menerbitkan Global IDR Bonds karena inflasi terkendali, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS stabil, dan Indonesia telah mendapatkan peringkat investasi dari S&P. Global IDR Bonds menjadi alternatif sumber pembiayaan jangka panjang yang dibutuhkan oleh BUMN maupun perusahaan swasta.

Aloysius Kiik Ro, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, mengatakan beberapa negara sukses menerbitkan instrumen surat utang dengan denominasi lokal, seperti Global Peso dari Filipina, Dim Sum Bonds dari China, dan Masala Bonds dari India. “Presiden ingin nama instrumen ini Komodo Bonds,” kata Aloysius.

Saat ini ada 4 BUMN di sektor infrastruktur yang tengah menyiapkan penerbitan Global IDR Bonds. “Saya belum bisa sebutkan namanya, tetapi mereka memiliki pendapatan dalam rupiah dan membutuhkan capex untuk proyek jangka panjang,” kata Aloysius.

Silvano Rumantir, Direktur Utama Mandiri Sekuritas, mengatakan Global IDR Bonds memberikan akses, sumber, dan diversifikasi pendanaan di pasar pasar modal. Bagi investor, instrumen ini memberikan diversifikasi portofolio yang berkualitas.

“Untuk debut penerbitan Global IDR Bonds, kami akan mengikuti konvensi yang ada di pasar. Kalau di bawah USD 150 juta, kurang likuid tetapi terlalu besar juga nggak bagus,” kata Silvano. Mandiri Sekuritas melalui anak usahanya Mandiri Securities Pte Ltd di Singapura siap menjadi penjamin emisi sekaligus selling agent dalam penerbitan Global IDR Bonds. (*)

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment