Markets Property

PPRO Genjot Akuisisi Lahan

PP Properti TBK (PPRO), pengembang properti terkemuka, akan menggenjot akuisisi lahan pada kuartal III tahun ini. Penambahan lahan akan mendukung pertumbuhan kinerja perusahaan yang berkelanjutan di masa depan.

Taufik Hidayat, Direktur Utama PPRO, mengatakan perusahaan melihat peluang pertumbuhan permintaan properti yang bagus di pasar menengah. “Lahan-lahan yang kami akuisisi memiliki lokasi strategis untuk pengembangan proyek bagi pasar kelas menengah,” kata Taufik. Perseroan menargetkan penambahan lahan sebesar 150 ha-200 ha hingga akhir tahun ini.

Penambahan cadangan lahan didukung oleh pendanaan yang kuat, setelah PPRO melakukan rights issue pada awal tahun ini. “Hingga kuartal III tahun ini, kami menggenjot penambahan landbank, selanjutnya mulai kuartal IV 2017 dan tahun depan kami akan fokus pada sisi produksi dan sales,” ujar Taufik. PPRO akan menjaga interest bearing ratio di level kurang dari 1 kali pada 2017 dan tahun-tahun berikutnya.

Pada akhir tahun ini, PPRO akan meluncurkan beberapa produk, antara lain Apartemen di Wiyung Surabaya, Apartemen di Jatinangor, Bandung, Tower 2 Amartha View, Tower 2 dan 3 The Alton Apartemen di Semarang, serta soft launching Lagoon Avenue Bekasi. Perseroan juga melakukan groundreaking beberapa proyek, seperti Grand Shamaya di Surabaya, Begawan di Malang, Amartha View Tower 2, The Alton Apartemen Tower 2 di Semarang, dan Tower Victoria GKL di Bekasi.

Pada 2018, PPRO akan meluncurkan beberapa produk baru, antara lain Apartemen di Paragon Semarang, Apartemen di Kertajati, Apartemen di Jogja dan Apartemen di Cibubur. Perseroan juga melanjutkan pengembangan proyek Verde Tower di GKL, Ayoma Tower 2, Tower 3 GSL dan Tower 2 GDL di Surabaya, Tower 2 Grand Shamaya, dan proyek di Semarang. (*)

Follow Us

Indexes