Finance Markets

PADI Akuisisi Bank Muamalat

Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) akan mengakuisisi Bank Muamalat Indonesia melalui skema rights issue yang dilakukan bank syariah tersebut. Nilai akuisisi diestimasi mencapai Rp 4,5 triliun.

Djoko Joelijanto, Direktur Utama PADI, mengatakan perseroan telah menandatangani perjanjian pengambilan saham dalam Bank Muamalat Indonesia sebagai pembeli siaga (standby buyer) hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) bank tersebut.

“Nilai transaksi Rp 4,5 triliun dan jumlah saham yang akan dimiliki oleh PADI sekurang-kurangnya 51% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor oleh Bank Muamalat,” kata Djoko. Perseroan akan meminta persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) atas rencana tersebut.

Berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kepemilikan maksimum oleh institusi keuangan nonbank di perbankan dibatasi sebesar 40%. Institusi keuangan tersebut bisa memiliki saham bank di atas 40% jika mendapatkan persetujuan dari OJK.

Harga saham PADI dalam 3 bulan terakhir melonjak sekitar 347% ke level Rp 1.520 sejak beredar rumor akuisisi Bank Muamalat. Aksi korporasi ini diduga merupakan upaya backdoor listing dari Bank Muamalat di Bursa Efek Indonesia. (*)

Follow Us

Indexes