Industry & Trade Markets Mining & Energy

ANTM Beri Pinjaman USD 34,55 Juta ke PTICA

Aneka Tambang Tbk (ANTM) memberikan pinjaman USD 34,55 juta atau setara Rp 460,23 miliar kepada anak usahanya, PT Indonesia Chemical Alumina (PTICA). Pinjaman tersebut akan digunakan untuk membayar cicilan pokok dan bunga utang, serta memenuhi financial covenant kepada kreditor PTICA.

Menurut manajemen ANTM, pinjaman tersebut diberikan karena ANTM sebagai pemegang 80% saham PTICA harus membantu ketersediaan kas perusahaan untuk memenuhi kewajiban kepada Japan Bank for International Cooperation (JBIC) dan perbankan komersial. “Jika ANTM tidak memberikan dukungan finansial, PTICA menjadi wanprestasi karena tidak memenuhi kewajibannya membayar pinjaman yang jatuh tempo kepada JBIC dan bank komersial sesuai common terms agreement (CTA),” kata manajemen ANTM.

Pada 15 Desember 2016 dan 15 Juni 2017, PTICA tidak membayar pinjaman dari JBIC dan bank-bank komersial yang jatuh tempo sehingga terjadi wanprestasi. Per 30 Juni 2017, jumlah angsuran pokok pinjaman dan bunga yang jatuh tempo ditambah denda keterlambatan mencapai Rp 567,3 miliar. ANTM menanggung 80% dari kewajiban tersebut sedangkan sisanya akan dipenuhi oleh Showa Denko, pemegang 20% saham PTICA.

Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Tri, Santi, dan Rekan, menilai transaksi pinjaman dari ANTM kepada PTICA wajar karena suku bunga yang dikenakan sebesar LIBOR+3,25% per tahun sesuai dengan kisaran bunga yang berlaku di pasar saat ini.

Transaksi ini bukan merupakan transaksi material karena pinjaman yang diberikan kepada PTICA mencapai 2,57% dari ekuitas ANTM per 30 Juni 2017 yang mencapai Rp 17,87 triliun. Pada sesi pertama perdagangan Jumat (29/9), harga saham ANTM naik 3,1% menjadi Rp 650. (*)

Follow Us

Indexes