Markets Property

Permintaan Ruang Kantor Mulai Pulih

Permintaan ruang kantor (office space) di Jakarta mulai pulih pada kuartal III 2017. Penyewa terbesar berasal dari perusahaan teknologi informasi, perkapalan, konsumer, dan perbankan.

Ferry Salanto, Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, mengatakan permintaan ruang kantor meningkat, khususnya untuk ruang kantor yang sudah berisi furniture. Sejumlah tenant juga merelokasi kantornya ke gedung baru yang lebih bagus dengan biaya sewa yang lebih murah.

“Tenant sangat mempertimbangkan budget. Mereka memilih gedung baru dengan fasilitas yang bagus dengan biaya sewa yang lebih murah atau sama seperti gedung sebelumnya,” kata Ferry.

Perusahaan-perusahaan teknologi informasi, khususnya yang bergerak di bidang e-commerce, menyerap ruang kantor cukup banyak. Selain itu, permintaan untuk co-working space yang digabungkan dengan private office juga menunjukkan tren positif. “Kebanyakan yang menawarkan private office ini adalah pengembang asing atau pengembang lokal yang bekerja sama dengan pengembang asing,” kata Ferry.

Namun, pertumbuhan permintaan ruang kantor belum berdampak pada perkembangan biaya sewa. Sejak akhir tahun lalu, harga sewa ruang kantor sudah turun 9% menjadi sekitar Rp 284.368 per m2. Colliers memprediksi biaya sewa kantor di kawasan central business district (CBD) akan turun 10% pada akhir 2017 dibandingkan akhir 2016. Untuk biaya sewa kantor di luar CBD, diestimasi turun 5% dibandingkan tahun lalu.

Hal ini disebabkan pasokan ruang kantor baru masih melimpah. Tambahan pasokan ruang kantor di Jakarta diprediksi mencapai 6 juta m2 pada akhir 2017, tumbuh 13% dibandingkan 2016. Sekitar 75% dari pasokan tersebut berada di CBD dan sisanya di luar CBD. Rerata tingkat okupansi perkantoran di kawasan CBD akan berada di bawah 80% pada akhir 2017 sedangkan non-CBD mencapai 83,3%.

“Telkom Landmark Tower 2 menjadi gedung perkantoran yang beroperasi pada kuartal III 2017 bersama 5 gedung lainnya yang beroperasi pada semester I 2017,” kata Ferry. Pada kuartal IV 2017, ada sekitar 12 gedung perkantoran baru yang akan beroperasi dengan tambahan pasokan 450.000 m2. (*)

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment