IHSG Melaju Menuju 6.100 Poin
stock market

IHSG Melaju Menuju 6.100 Poin

Pasca rekor baru Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di level 5.951,47 poin, indeks masih berpeluang mencapai level 6.100 poin hingga akhir tahun ini. Investor institusi domestik, seperti dana pensiun dan asuransi, menjadi penyeimbang ketika investor asing melakukan aksi jual di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tjandra Lienandjaja, Deputy Head of Equity Research Mandiri Sekuritas, mengatakan Mandiri Sekuritas masih mempertahankan proyeksi IHSG di level 6.100 poin hingga akhir tahun ini. Pada semester II 2017, tidak ada lagi kejutan dari laporan kinerja emiten karena kinerja pada semester I 2017 sudah mendekati konsensus para analis.

“Pertumbuhan earning per share (EPS) akan mulai moderat di semester II 2017,” kata Tjandra. Belanja pemerintah dan stimulus berupa pelonggaran kondisi moneter dari Bank Indonesia (BI) akan menjadi katalis bagi pergerakan saham-saham di BEI. Sementara itu, kenaikan harga sejumlah komoditas yang dinikmati emiten pada semester I 2017 diprediksi tidak akan terjadi lagi hingga akhir tahun ini.

Pertumbuhan EPS emiten BEI tahun ini diestimasi mencapai 20%, nomor lima setelah Bursa Hong Kong, S&P 500, Indeks MSCI Asia ex-Japan, dan Bursa China. Pada 2018, pertumbuhan EPS BEI diestimasi mencapai 14% atau nomor dua setelah Indeks MSCI Asia ex-Japan sebesar 17%.

Nilai pembelian bersih investor asing saat ini tersisa Rp 6 triliun. “Investor asing masih tertarik masuk ke bursa kita dengan potensi pertumbuhan EPS dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Tjandra. Di sisi lain, posisi investor institusi lokal seperti asuransi dan dana pensiun menguat. Investasi perusahaan asuransi di saham hampir mencapai Rp 200 triliun sedangkan dana pensiun Rp 30 triliun sehingga mengimbangi aksi jual yang dilakukan investor asing.

Mandiri Sekuritas merekomendasikan BUY saham ACE Hardware Tbk (ACES) dan Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI) untuk sektor ritel, dengan target harga Rp 1.400 dan Rp 8.000. Untuk perbankan, Mandiri Sekuritas merekomendasikan BUY Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dan Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dengan target Rp 2.850 dan Rp 1.270.

Untuk properti dan konstruksi, Mandiri merekomendasikan BUY Ciputra Development Tbk (CTRA) dan Waskita Karya Tbk (WSKT) dengan target Rp 1.420 dan Rp 3.050. Saham lain yang direkomendasikan BUY adalah Gudang Garam Tbk (GGRM) dengan target Rp 80.400, HM Sampoerna Tbk Rp 4.300, Indosat Tbk (ISAT) Rp 8.000, dan Kalbe Farma Tbk (KLBF) dengan target Rp 1.900. (*)

Leave a Reply

Close Menu